Senin, 11 Mei 2009

LONG DISTANCE LOVE

Sebelumnya, sy tdk pernah bermimpi akan menjalani kisah yg unik ini. Long Distance Love. Tipikal hubungan yg dulu sangat kubenci. Namun tuntutan keadaan akhirnya memaksaku menjalani hubungan cinta jarak jauh ini. Enam bulan pertama, rasanya berat sekali. tapi seiring berjalannya waktu, semua pun jadi terasa mudah dan baik-baik saja. Bagi yg mengalami Long Distance Love sepertiku, ini ada beberapa tips/trik agar sukses menjalaninya :

  1. Berpikir positif.

Pikiran yg positif dalam menjalani hidup akan mengalirkan energi yg positif pula dalam diri kita. Bila kita berpikir positif maka hasilnya juga akan positif, sebab apa yg kita pikirkan itu pulalah yg akan terjadi di dunia nyata.

  1. Saling percaya, kunci utama awetnya Long Distance Love.

Pertemuan yg hanya hitungan jari, tak akan bertahan lama bila salah satu pihak selalu gelisah dan curiga atas kesetiaan pasangannya. Toh tdk mesti Long Distance Love, pasangan yg berdekatan fisik pun bisa saja terjadi perselingkuhan. Semua tergantung juga pada tipikal pasangan kita.

  1. Jaga komunikasi yg intens.

Jadikan telepon, sms, mms, email, chating, surat pos sebagai penguat hubungan.

  1. Tetapkan jadwal untuk menghabiskan waktu bersama, meski secara virtual.

Buat janji dengan pasangan kita misalnya tiap jam istirahat langsung chating, atau telepon tiap jam 9 malam sebelum tidur, atau kirim email seminggu sekali.

  1. Tetapkan berapa kali anda & pasangan akan bertemu secara fisik, dan tepatilah “perjanjian” itu.

Pertemuan fisik juga perlu agar hubungan tdk hambar. Beri kepastian kapan waktu yg tepat untuk bertemu misalnya sebulan sekali atau tiap ada liburan.

  1. Berprinsip, Long Distance Love bukanlah sebuah hubungan yg rumit.

Rumit tdknya hubungan yg unik ini, semua tergantung dari cara pandang kita dalam menyikapinya.

  1. Jangan memendam perasaan, jadilah pasangan yg artikulatif.

Kita harus mampu menyampaikan perasaan dan seluruh emosi yg kita rasakan ke pasangan kita, jangan dipendam sendiri.

  1. Sejauh apapun dia, kita harus selalu mendukung pilihan-pilihan hidup pasangan kita. Jangan memaksakan pasangan kita untuk mengikuti semua keinginan kita.
  2. Belajar untuk selalu menjadi pendengar yang baik bagi pasangan kita.

Setiap orang pasti sedang “didengarkan”. Kita harus perduli dan “mendengar” apa yg dikatakan oleh pasangan kita untuk bisa memahami keinginannya.

  1. Usahakan untuk memiliki beberapa kesamaan minat agar tetap “nyambung”.
  2. Sering-seringlah tertawa bersama, meski secara virtual (lewat email,chating,telp,sms,dll). Bahkan saat sedang marah sekalipin, usahakan untuk tetap bisa menertawakan kemarahan tsb.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar